Kamis, 22 November 2012

daksir


Nama              : Mat Daksir
Nama cantik  :Prostatitis
 NIM                : 121420111068

Artikel Kesehatan Jantung

Jantung merupakan organ yang sangat vital pada tubuh manusia. Jantung selalu berdetak selama manusia masih hidup dan akan berhenti setelah manusia meninggal dunia. Ketika jantung tidak bisa lagi berfungsi secara normal akan mengakibatkan penyakit yang sangat parah dan aktivitas tidak bisa berjalan seperti biasanya.

 Apakah Jantung Itu?
Jantung adalah sebuah otot yang memompa darah ke seluruh tubuh. Dalam suatu serangan jantung (myocardial infarction), bagian dari otot jantung mati sewaktu tidak mendapatkan darah. Untuk tetap sehat, jantung membutuhkan oksigen dan zat-zat gizi lain yang dibawa oleh darah. Ini didapatkan melalui arteria (pembuluh darah) koroner, yang membungkus bagian luar jantung.

 Mengenal Penyakit Jantung

Penyakit-penyakit dapat mempengaruhi bagian mana pun dari jantung. Tetapi penyakit yang paling umum adalah penyakit kronis pada arteria koroner yang disebut aterosklerosis. Karena itu, sakit jantung yang umum dikenal dan paling banyak diderita adalah penyakit jantung koroner atau penyakit arteria koroner. Penyakit ini paling sering menyebabkan serangan jantung pada seseorang yang bisa menyebabkan kematian. Penyebabnya adalah penyempitan pada pembuluh darah koroner, dimana pembuluh ini berfungsi untuk menyediakan darah ke otot jantung. Penyempitan disebabkan oleh tumpukan kolesterol atau protein lain yang berasal dari makanan yang masuk dalam tubuh. Penumpukan ini juga menyebabkan pembuluh darah koroner menjadi kaku. Kekakuan ini disebut sebagai aterosklerosis.*******
Aterosklerosis terjadi jika terjadi penumpukan plak atau timbunan lemak pada dinding-dinding arteri. Selang beberapa waktu, plak dapat menumpuk, mengeras dan mempersempit arteri, dan menghambat aliran darah ke jantung. Penyakit arteria koroner atau coronary artery disease (CAD) inilah yang pada dasarnya menuntun kepada sebagian besar serangan jantung.
Penyumbatan dalam satu arteri koroner atau lebih dapat menimbulkan serangan jantung secara tiba-tiba. Penyebabnya karena jantung meminta oksigen melebihi yang tersedia sehingga memicu serangan jantung. Mengapa? Apabila otot jantung tidak menerima oksigen untuk waktu yang cukup lama, jaringan di sekitarnya dapat rusak. Tidak seperti jaringan yang lain, otot jantung tidak mengalami regenerasi. Semakin lama serangannya, semakin banyak kerusakan pada jantung dan semakin besar kemungkinan     meninggal.


Kesehatan JantungBahkan dalam arteri yang tidak terlalu sempit karena timbungan plak dan lemak, timbunan plak dapat pecah dan membentuk kerak darah atau trombus. Selain itu, arteri yang berpenyakit juga cenderung mengalami kontraksi otot secara mendadak. Sehingga, sekeping kerak darah dapat terbentuk di tempat kontraksi, melepaskan zat kimia yang kemudian mengakibatkan dinding arteri menyempit, memicu sebuah serangan jantung.

Jika sistem kerja dari jantung rusak, irama normal jantung dapat menjadi kacau dan jantung mulai bergetar dengan tidak menentu atau mengalamifibrilasi. Irama tidak normal ini disebut sebagai aritmia yaitu penyimpangan dari irama jantung normal. Hal ini akan menyebabkan jantung kehilangan kesanggupannya untuk memompa darah dengan efektif ke otak. Dalam waktu sepuluh menit, otak mati dan si pasien pun tidak tertolong lagi.
Selain penyakit jantung koroner yang disebabkan karena penumpukan lemak di dinding arteri, ada juga penyakit jantung lainnya yang disebabkan kelainan semenjak lahir. Misalnya jantung yang tidak sempurna, kelainan katup jantung, melemahnya otot jantung. Penyebab lain adalah bakteri yang menyebabkan infeksi pada jantung.

Artikel Kesehatan Jantung : Gejala Penyakit Jantung
Gejala-gejala yang dirasakan jika mengalami penyakit jantung koroner antara lain rasa sakit atau nyeri di dada di mana kebanyakan orang menyangka itu hanya sebagai gangguan pencernaan. Lalu gejala lain yaitu merasa tertekan di tengah dada selama 30 detik sampai 5 menit. Hal lainnya adalah keringat dingin, berdebar-debar, pusing, dan merasa mau pingsan. Gejala ini tidak selalu dirasakan penderitanya. Tanda peringatan lain adalah napas tersengal-sengal pada saat berolahraga.
Selama beberapa bulan sebelum serangan jantung biasanya penderita penyakit jantung sering merasa sangat lelah. Jangan menganggap gejala ini disebabkan oleh kurang tidur dan stres akibat pekerjaan.

Rasa nyeri atau rasa ditekan di dada, yang disebut angina, memberikan peringatan kepada setengah dari mereka yang menderita serangan jantung. Beberapa orang mengalami napas tersengal-sengal atau kelelahan dan perasaan lunglai sebagai gejalanya, mengindikasikan bahwa jantung tidak mendapatkan cukup oksigen karena penyumbatan koroner.
Biasanya beberapa hari menjelang mengalami serangan jantung hebat, seseorang akan mengalami kontraksi otot secara tiba-tiba di dada yang merupakan serangan kecil atau serangan jantung ringan. Serangan jantung ringan umum terjadi sebelum serangan besar beberapa hari kemudian.

Artikel Kesehatan Jantung : Mengatasi Penyakit Jantung
Jika Anda merasakan gejala awal penyakit jantung ataupun pernah mengalami serangan jantung ringan, jangan abaikan itu. Anda sangat membutuhkan penanganan dini oleh personel medis yang terlatih. Ini dapat menyelamatkan jantung dari kerusakan yang lebih parah dan bahkan dapat menghindari akibat yang lebih fatal seperti kematian.

Namun jika gejala serangan jantung mulai terjadi, sangat penting untuk segera mencari bantuan medis. Risiko kematian terbesar dari serangan jantung adalah dalam kurun waktu satu jam setelah terjadi serangan jantung. Perawatan yang cepat dan tepat dari tim medis dapat menyelamatkan otot jantung dari kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Semakin banyak otot jantung yang terselamatkan, semakin efektif jantung akan kembali memompa setelah serangan. Jangan menunda-nunda untuk mendapatkan bantuan medis karena merasa takut dianggap mengada-ada.

Bila telah terjadi penyumbatan, tindakan medis yang umumnya diambil adalah dengan pemasangan kateterisasi dan cincin yang menjaga agar pembuluh darah koroner tidak tersumbat. Tetapi, ada kemungkinan terjadi penyumbatan pada pembuluh lainnya.
PENGERTIAN
Penyakit jantung koroner adalah suatu kelainan jantung berupa penyempitan dan pengerasan pembuluh darah yang mengalirkan darang ke otot jantung. Yang ditandai dengan adanya endapan lemak yang berkumpul didalam sel yang melapisi dinding arteri koroner dan menymbat aliran darah.endapan lemak terbentuk secara bertahap dan tersebar di percabangan utama yang mengelilingi jantung dan menyediakan darang bagi jantung.
PENYEBAB
Penyakit jantung koroner lebih banyak disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat
● Banyak mengkomsumsi makanan berlemak
● Merokok
● Malas berolah raga
● Tekanan darah tinggi
● Kegemukan dan stress
GEJALA SERANGAN JANTUNG
Serangan jantung dimulai dengan rasa sakit yang tidak jelas, tidak nyaman dan sesak di bagian tengah dada. Selanjutnya timbul rasa nyeri dan sesak yang luar biasa, dada seperti terjepit, menjalar ke tenggorokan dan perut, keringat dingin keluar serta kaki terasa sakit, bahkan bisa jatuh kolaps dan pingsan.
Beberapa gejala spesifik yang terjadi
 Nyeri . bila otot tidak mendapatkan cukup darah yang mengandung oksigen dan hasil metabolisme, maka akan menyebabkan kram atau kejang ( angina pectoris ), Jenis dan beratnya bervariasi pada setiap orang. Lokasi nyeri biasanya didaerah belakang tulang tengah dada ( sternum )yang kemudian ke lengan kiri sampai di kelingking atau terkadang menyebar ke leher atau ulu hati. Angina pectoris timbul apabila aktivitas jantung meningkat, misalnya setelah melakukan aktivitas fisik, sters emosional, cuaca dingin atau setelah makan terlalu kenyang.
 Palpitasi ( jantung berdebar-debar )
 Sesak nafas. Merupakan gejala yang biasa ditemukan pada gagal jantung. Sesak merupakan akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara di paru-paru ( edema pulmoner ).
 Pusing dan pingsan. Penurunan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kemampuan memompa yang buruk, bisa menyebabkan pusing dan pingsan.
 Kelelahan atau kepenatan. Jika jantung tidak efektif memompa, maka aliran darah ke otot selama melakukan aktivitas akan berkurang, menyebabkan rasa lemah dan lelah.
Kondisi yang lebih parah dapatlangsung terjadi antara lain
Serangan jantung akut, gagal jantung, gangguan irama jantung dan mati mendadak.
10 ANGAPAN YANG SALAH TENTANG PENYAKIT JANTUNG
1. Penyakit jantung Cuma terjadi pada orang gemuk saja.
2. Penyakit jantung tidak bisa terjadi pada anak atau orang muda.
3. Wanita terbebas dari dari penyakit jantung.
4. Penyakit jantung hanya satu macam.
5. Jantungnya sehat, tak mungkin bisa terjadi sakit jantung.
6. Penyakit jantung merupakan penyakit keturunan.
7. Tidak ada hubungannya dengan serangan stroke.
8. Terkena penyakit jantung karena sering dikagetkan.
9. Penyakit jantung tidak dapat dicegah.
10. Penyakit jantung muncul sebab sering mengkomsumsi menu jantung pisang.
BAGAIMANA MEMILIKI JANTUNG YANG SEHAT ?
5 Strategi pencegahan penyakit jantung dan untuk mendapatkan jantung yang sehat
1. Jangan merokok. Rokok dapat merusak jantung dan pembuluh darah sehingga menyebabkan arteri menyempit ( atherosclerosis ). Nikotin mengakibatkan jantung bekerja lebih keras, sedangkan karbon monoksida membuat tekanan darah meningkat.
2. Olahraga. Berolahraga dapat menurunkan resiko penyakit jantung sebesar 25%, mengkombinasikan olahraga dengan berat badan ideal lebih dianjurkan.
3. Diet jantung sehat, adalah diet yang rendah lemak dan tinggi serat, secara konsisten mengkomsumsi buah, sayuran, gandum, ikan dan produk rendah lemak lain.
4. Pertahankan berat badan yang seimbang. Kenaikan berat badan dapat mengakibatkan resiko penyakit jantung melalui tekanan darah tinggi, kolestero dan diabetes.
5. Pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan secara rutin akan memberikan informasi mengenai kesehatan jantung.
a. Tekanan darah. Sebaiknya dilakukan pemeriksaan tekanan darah minimal 2 tahun sekali, frekuensi dapat ditingkatkan bila hasil pemeriksaan tidak normal atau memiliki resiko terhadap penyakit jantung, untuk tekanan darah normaladalah 120/80 mmHg.
b. Kadar kolesterol. Sebaiknya diukur kadar kolesterol secara bertahap/teratur, frekuensi dapatdi tingkatkan bila hasil tidak normal atau memiliki resiko terhadap penyakit jantung



 


PENYAKIT JANTUNG KORONER

Penyakit Jantung banyak macamnya, namun yang akan di bahas disini adalah Penyakit Jantung Koroner yang menduduki peringkat pertama sebagai pembunuh di Indonesia serta meminta biaya pengobatan yang sangat mahal.

Gambar Jantung Koroner (http://www.web-books.com/eLibrary/Medicine/Cardiovascular/Images/HeartAttack.gif)

Apakah penyakit Jantung Koroner itu ?
Penyakit Jantung Koroner adalah penyempitan/penyumbatan (arteriosclerosis) pembuluh arteri koroner yang disebabkan oleh penumpukan dari zat-zat lemak (kolesterol, trigliserida) yang makin lama makin banyak dan menumpuk di bawah lapisan terdalam (endotelium) dari dinding pembuluh nadi. 

Dengan tersumbatnya Arteri Koroner, maka hal ini akan mengurangi atau menghentikan aliran darah mensupply oksigen ke otot2 jantung, sehingga mengganggu kerja jantung sebagai pemompa darah. Dan bila sampai otot2 jantung kekurangan supply darah maka jantung akan menjadi lemah dan tidak dapat menyediakan darah ke seluruh bagian tubuh. 

Penyumbatan arteri ini bisa di bagi 2 bagian, yaitu :
1. Tersumbat TOTAL
Si penderita bisa jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri, dan sering sekali terjadi sipenderita akan langsung meninggal dunia.
2. Tersumbat SEBAGIAN
Pada tahap awal, mungkin si penderita masih dapat bernafas dengan normal dan darah yang mengalir ke otot jantung masih cukup. Namun, ketika dia melakukan aktivitas yang melelahkan seperti berolahraga atau memarahi orang lain, arteri koroner yang menyempit tidak dapat mensuplai darah yang cukup ke otot-otot jantung. Dan bila otak tidak dapat supply darah, biasanya si penderita akan terkena stroke. Taukan stroke ? 

Siapakah yang rentan terkena penyakit ini ?
Penyakit ini dulunya sering disebut penyakit orang tua, krn memang dulu cuma orang2 tua saja yg berusia 50 tahunan yg rentan terkena penyakit ini. Namun sekarang ini ada kecenderungan juga diderita oleh pasien di bawah usia 40 tahun. Hal ini bisa terjadi karena adanya perubahan gaya hidup, terutama pada orang muda perkotaan modern.

Apa sih penyebab penyakit ini ?
1. merokok terlalu berlebihan selama bertahun-tahun
2. mengkonsumsi makanan fast food / Junk Food yang mengandung kadar lemak jenuh tinggi.
3. tekanan darah tinggi
4. penyakit kencing manis
5. kurang olah raga
6. Stress
7. Alkohol
8. Narkoba.

Pengobatan :
1. Dengan obat2an untuk jantung.
2. Kateterisasi (Tiup)
3. Operasi seringkali disebut dengan "tindakan ByPass", mungkin untuk memperhalus karena kalo operasi kesannya sereem…
J 

Kateterisasi adalah memasukan selang kecil melalui urat nadi dilipatan paha atau di pergelangan tangan. Selang kecil tadi didorong ke jantung dan sampai pembuluh koroner. Di sana, melalui selang tadi disemprotkan zat warna sehingga dengan bantuan film yang merekam semua tindakan tadi maka dapat terlihat lokasi dan beratnya sumbatan tadi. Setelah itu baru diputuskan apakah pasien harus dioperasi atau di balon saja.

Maksud balon disini adalah pada ujung selang tadi ada balon yang dapat di tiup dari luar (dengan spuit). Balon ditiup setelah posisinya ada di daerah yang mengalami sumbatan. Nah kalau ditiup maka balon mengembang dan mendorong sumbatan tersebut masuk kedalam dinding pembuluh darah. Aliran darah tentu akan melebar karenanya. Biasanya akan dipasang semacam RING yang disebut STENT supaya pembuluh darah tadi tidak tersumbat kembali. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar