Nama :
Mat Daksir
Nama
cantik :Prostatitis
NIM : 121420111068
Artikel
Kesehatan Jantung
Jantung merupakan organ yang sangat vital
pada tubuh manusia. Jantung selalu berdetak selama manusia masih hidup dan akan
berhenti setelah manusia meninggal dunia. Ketika jantung tidak bisa lagi
berfungsi secara normal akan mengakibatkan penyakit yang sangat parah dan
aktivitas tidak bisa berjalan seperti biasanya.
Apakah Jantung Itu?
Jantung adalah sebuah otot yang memompa darah ke seluruh tubuh. Dalam suatu
serangan jantung (myocardial infarction), bagian dari otot jantung mati sewaktu tidak mendapatkan darah.
Untuk tetap sehat, jantung membutuhkan oksigen dan zat-zat gizi lain yang
dibawa oleh darah. Ini didapatkan melalui arteria (pembuluh darah) koroner, yang membungkus bagian luar
jantung.
Mengenal Penyakit Jantung
Penyakit-penyakit dapat mempengaruhi
bagian mana pun dari jantung. Tetapi penyakit yang paling umum adalah penyakit
kronis pada arteria koroner yang disebut aterosklerosis. Karena itu, sakit jantung yang umum dikenal dan paling banyak diderita adalah penyakit jantung koroner atau penyakit arteria koroner. Penyakit ini paling sering
menyebabkan serangan jantung pada seseorang yang bisa menyebabkan kematian.
Penyebabnya adalah penyempitan pada pembuluh darah koroner, dimana pembuluh ini
berfungsi untuk menyediakan darah ke otot jantung. Penyempitan disebabkan oleh
tumpukan kolesterol atau protein lain yang berasal dari makanan yang masuk
dalam tubuh. Penumpukan ini juga menyebabkan pembuluh darah koroner menjadi
kaku. Kekakuan ini disebut sebagai aterosklerosis.*******
Aterosklerosis terjadi jika terjadi
penumpukan plak atau timbunan lemak pada dinding-dinding arteri. Selang
beberapa waktu, plak dapat menumpuk, mengeras dan mempersempit arteri, dan
menghambat aliran darah ke jantung. Penyakit arteria koroner atau coronary artery disease (CAD) inilah yang pada dasarnya menuntun kepada sebagian besar serangan jantung.
Penyumbatan dalam satu arteri koroner atau
lebih dapat menimbulkan serangan jantung secara tiba-tiba. Penyebabnya karena
jantung meminta oksigen melebihi yang tersedia sehingga memicu serangan
jantung. Mengapa? Apabila otot jantung tidak menerima oksigen untuk waktu yang
cukup lama, jaringan di sekitarnya dapat rusak. Tidak seperti jaringan yang
lain, otot jantung tidak mengalami regenerasi. Semakin lama serangannya,
semakin banyak kerusakan pada jantung dan semakin besar kemungkinan meninggal.
Bahkan
dalam arteri yang tidak terlalu sempit karena timbungan plak dan lemak, timbunan
plak dapat pecah dan membentuk kerak darah atau trombus. Selain itu, arteri
yang berpenyakit juga cenderung mengalami kontraksi otot secara mendadak.
Sehingga, sekeping kerak darah dapat terbentuk di tempat kontraksi, melepaskan
zat kimia yang kemudian mengakibatkan dinding arteri menyempit, memicu sebuah
serangan jantung.
Bahkan
dalam arteri yang tidak terlalu sempit karena timbungan plak dan lemak, timbunan
plak dapat pecah dan membentuk kerak darah atau trombus. Selain itu, arteri
yang berpenyakit juga cenderung mengalami kontraksi otot secara mendadak.
Sehingga, sekeping kerak darah dapat terbentuk di tempat kontraksi, melepaskan
zat kimia yang kemudian mengakibatkan dinding arteri menyempit, memicu sebuah
serangan jantung.
Jika sistem kerja dari jantung rusak,
irama normal jantung dapat menjadi kacau dan jantung mulai bergetar dengan
tidak menentu atau mengalamifibrilasi. Irama tidak normal ini disebut
sebagai aritmia yaitu penyimpangan dari irama
jantung normal. Hal ini akan menyebabkan jantung kehilangan kesanggupannya
untuk memompa darah dengan efektif ke otak. Dalam waktu sepuluh menit, otak
mati dan si pasien pun tidak tertolong lagi.
Selain penyakit
jantung koroner yang disebabkan karena
penumpukan lemak di dinding arteri, ada juga penyakit jantung lainnya yang
disebabkan kelainan semenjak lahir. Misalnya jantung yang tidak sempurna,
kelainan katup jantung, melemahnya otot jantung. Penyebab lain adalah bakteri
yang menyebabkan infeksi pada jantung.
Artikel Kesehatan Jantung : Gejala
Penyakit Jantung
Gejala-gejala yang dirasakan jika
mengalami penyakit jantung koroner antara lain rasa sakit atau nyeri di dada di
mana kebanyakan orang menyangka itu hanya sebagai gangguan pencernaan. Lalu
gejala lain yaitu merasa tertekan di tengah dada selama 30 detik sampai 5
menit. Hal lainnya adalah keringat dingin, berdebar-debar, pusing, dan merasa
mau pingsan. Gejala ini tidak selalu dirasakan penderitanya. Tanda peringatan
lain adalah napas tersengal-sengal pada saat berolahraga.
Selama beberapa bulan sebelum serangan
jantung biasanya penderita
penyakit jantung sering merasa sangat lelah.
Jangan menganggap gejala ini disebabkan oleh kurang tidur dan stres akibat
pekerjaan.
Rasa nyeri atau rasa ditekan di dada, yang
disebut angina, memberikan peringatan kepada
setengah dari mereka yang menderita serangan jantung. Beberapa orang mengalami
napas tersengal-sengal atau kelelahan dan perasaan lunglai sebagai gejalanya,
mengindikasikan bahwa jantung tidak mendapatkan cukup oksigen karena
penyumbatan koroner.
Biasanya beberapa hari menjelang mengalami
serangan jantung hebat, seseorang akan mengalami kontraksi otot secara
tiba-tiba di dada yang merupakan serangan kecil atau serangan jantung ringan.
Serangan jantung ringan umum terjadi sebelum serangan besar beberapa hari
kemudian.
Artikel Kesehatan Jantung : Mengatasi Penyakit Jantung
Jika Anda merasakan gejala awal penyakit
jantung ataupun pernah mengalami serangan jantung ringan, jangan abaikan itu.
Anda sangat membutuhkan penanganan dini oleh personel medis yang terlatih. Ini
dapat menyelamatkan jantung dari kerusakan yang lebih parah dan bahkan dapat
menghindari akibat yang lebih fatal seperti kematian.
Namun jika gejala serangan jantung mulai
terjadi, sangat penting untuk segera mencari bantuan medis. Risiko kematian
terbesar dari serangan jantung adalah dalam kurun waktu satu jam setelah
terjadi serangan jantung. Perawatan yang cepat dan tepat dari tim medis dapat
menyelamatkan otot jantung dari kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Semakin
banyak otot jantung yang terselamatkan, semakin efektif jantung akan kembali
memompa setelah serangan. Jangan menunda-nunda untuk mendapatkan bantuan medis
karena merasa takut dianggap mengada-ada.
Bila telah terjadi penyumbatan, tindakan
medis yang umumnya diambil adalah dengan pemasangan kateterisasi dan cincin
yang menjaga agar pembuluh darah koroner tidak tersumbat. Tetapi, ada
kemungkinan terjadi penyumbatan pada pembuluh lainnya.
PENGERTIAN
Penyakit jantung koroner adalah
suatu kelainan jantung berupa penyempitan dan pengerasan pembuluh darah yang
mengalirkan darang ke otot jantung. Yang ditandai dengan adanya endapan lemak
yang berkumpul didalam sel yang melapisi dinding arteri koroner dan menymbat
aliran darah.endapan lemak terbentuk secara bertahap dan tersebar di
percabangan utama yang mengelilingi jantung dan menyediakan darang bagi
jantung.
PENYEBAB
Penyakit jantung koroner lebih
banyak disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat
● Banyak mengkomsumsi makanan
berlemak
● Merokok
● Malas berolah raga
● Tekanan darah tinggi
● Kegemukan dan stress
GEJALA SERANGAN JANTUNG
Serangan jantung dimulai dengan
rasa sakit yang tidak jelas, tidak nyaman dan sesak di bagian tengah dada.
Selanjutnya timbul rasa nyeri dan sesak yang luar biasa, dada seperti terjepit,
menjalar ke tenggorokan dan perut, keringat dingin keluar serta kaki terasa
sakit, bahkan bisa jatuh kolaps dan pingsan.
Beberapa gejala spesifik yang
terjadi
• Nyeri . bila otot tidak mendapatkan
cukup darah yang mengandung oksigen dan hasil metabolisme, maka akan
menyebabkan kram atau kejang ( angina pectoris ), Jenis dan beratnya bervariasi
pada setiap orang. Lokasi nyeri biasanya didaerah belakang tulang tengah dada (
sternum )yang kemudian ke lengan kiri sampai di kelingking atau terkadang
menyebar ke leher atau ulu hati. Angina pectoris timbul apabila aktivitas
jantung meningkat, misalnya setelah melakukan aktivitas fisik, sters emosional,
cuaca dingin atau setelah makan terlalu kenyang.
• Palpitasi ( jantung berdebar-debar )
• Sesak nafas. Merupakan gejala yang biasa
ditemukan pada gagal jantung. Sesak merupakan akibat dari masuknya cairan ke
dalam rongga udara di paru-paru ( edema pulmoner ).
• Pusing dan pingsan. Penurunan aliran darah karena
denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kemampuan memompa yang
buruk, bisa menyebabkan pusing dan pingsan.
• Kelelahan atau kepenatan. Jika jantung tidak efektif
memompa, maka aliran darah ke otot selama melakukan aktivitas akan berkurang,
menyebabkan rasa lemah dan lelah.
Kondisi yang lebih parah
dapatlangsung terjadi antara lain
Serangan jantung akut, gagal
jantung, gangguan irama jantung dan mati mendadak.
10 ANGAPAN YANG SALAH TENTANG
PENYAKIT JANTUNG
1. Penyakit jantung Cuma terjadi
pada orang gemuk saja.
2. Penyakit jantung tidak bisa
terjadi pada anak atau orang muda.
3. Wanita terbebas dari dari
penyakit jantung.
4. Penyakit jantung hanya satu
macam.
5. Jantungnya sehat, tak mungkin
bisa terjadi sakit jantung.
6. Penyakit jantung merupakan
penyakit keturunan.
7. Tidak ada hubungannya dengan
serangan stroke.
8. Terkena penyakit jantung
karena sering dikagetkan.
9. Penyakit jantung tidak dapat
dicegah.
10. Penyakit jantung muncul
sebab sering mengkomsumsi menu jantung pisang.
BAGAIMANA MEMILIKI JANTUNG YANG
SEHAT ?
5 Strategi pencegahan penyakit
jantung dan untuk mendapatkan jantung yang sehat
1. Jangan merokok. Rokok dapat merusak jantung dan
pembuluh darah sehingga menyebabkan arteri menyempit ( atherosclerosis ).
Nikotin mengakibatkan jantung bekerja lebih keras, sedangkan karbon monoksida
membuat tekanan darah meningkat.
2. Olahraga. Berolahraga dapat menurunkan
resiko penyakit jantung sebesar 25%, mengkombinasikan olahraga dengan berat
badan ideal lebih dianjurkan.
3. Diet jantung sehat, adalah diet yang rendah lemak
dan tinggi serat, secara konsisten mengkomsumsi buah, sayuran, gandum, ikan dan
produk rendah lemak lain.
4. Pertahankan berat badan yang seimbang. Kenaikan berat badan dapat
mengakibatkan resiko penyakit jantung melalui tekanan darah tinggi, kolestero
dan diabetes.
5. Pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan secara
rutin akan memberikan informasi mengenai kesehatan jantung.
a. Tekanan darah. Sebaiknya dilakukan pemeriksaan
tekanan darah minimal 2 tahun sekali, frekuensi dapat ditingkatkan bila hasil
pemeriksaan tidak normal atau memiliki resiko terhadap penyakit jantung, untuk
tekanan darah normaladalah 120/80 mmHg.
b. Kadar kolesterol. Sebaiknya diukur kadar
kolesterol secara bertahap/teratur, frekuensi dapatdi tingkatkan bila hasil tidak
normal atau memiliki resiko terhadap penyakit jantung
PENYAKIT JANTUNG KORONER
Penyakit Jantung banyak macamnya, namun yang akan di bahas disini adalah Penyakit Jantung Koroner yang menduduki peringkat pertama sebagai pembunuh di Indonesia serta meminta biaya pengobatan yang sangat mahal.
Gambar Jantung Koroner (http://www.web-books.com/eLibrary/Medicine/Cardiovascular/Images/HeartAttack.gif)
Apakah penyakit Jantung Koroner itu ?
Penyakit Jantung Koroner adalah penyempitan/penyumbatan (arteriosclerosis) pembuluh arteri koroner yang disebabkan oleh penumpukan dari zat-zat lemak (kolesterol, trigliserida) yang makin lama makin banyak dan menumpuk di bawah lapisan terdalam (endotelium) dari dinding pembuluh nadi.
Dengan tersumbatnya Arteri Koroner, maka hal ini akan mengurangi atau menghentikan aliran darah mensupply oksigen ke otot2 jantung, sehingga mengganggu kerja jantung sebagai pemompa darah. Dan bila sampai otot2 jantung kekurangan supply darah maka jantung akan menjadi lemah dan tidak dapat menyediakan darah ke seluruh bagian tubuh.
Penyumbatan arteri ini bisa di bagi 2 bagian, yaitu :
1. Tersumbat TOTAL
Si penderita bisa jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri, dan sering sekali terjadi sipenderita akan langsung meninggal dunia.
2. Tersumbat SEBAGIAN
Pada tahap awal, mungkin si penderita masih dapat bernafas dengan normal dan darah yang mengalir ke otot jantung masih cukup. Namun, ketika dia melakukan aktivitas yang melelahkan seperti berolahraga atau memarahi orang lain, arteri koroner yang menyempit tidak dapat mensuplai darah yang cukup ke otot-otot jantung. Dan bila otak tidak dapat supply darah, biasanya si penderita akan terkena stroke. Taukan stroke ?
Siapakah yang rentan terkena penyakit ini ?
Penyakit ini dulunya sering disebut penyakit orang tua, krn memang dulu cuma orang2 tua saja yg berusia 50 tahunan yg rentan terkena penyakit ini. Namun sekarang ini ada kecenderungan juga diderita oleh pasien di bawah usia 40 tahun. Hal ini bisa terjadi karena adanya perubahan gaya hidup, terutama pada orang muda perkotaan modern.
Apa sih penyebab penyakit ini ?
1. merokok terlalu berlebihan selama bertahun-tahun
2. mengkonsumsi makanan fast food / Junk Food yang mengandung kadar lemak jenuh tinggi.
Penyakit Jantung banyak macamnya, namun yang akan di bahas disini adalah Penyakit Jantung Koroner yang menduduki peringkat pertama sebagai pembunuh di Indonesia serta meminta biaya pengobatan yang sangat mahal.
Gambar Jantung Koroner (http://www.web-books.com/eLibrary/Medicine/Cardiovascular/Images/HeartAttack.gif)
Apakah penyakit Jantung Koroner itu ?
Penyakit Jantung Koroner adalah penyempitan/penyumbatan (arteriosclerosis) pembuluh arteri koroner yang disebabkan oleh penumpukan dari zat-zat lemak (kolesterol, trigliserida) yang makin lama makin banyak dan menumpuk di bawah lapisan terdalam (endotelium) dari dinding pembuluh nadi.
Dengan tersumbatnya Arteri Koroner, maka hal ini akan mengurangi atau menghentikan aliran darah mensupply oksigen ke otot2 jantung, sehingga mengganggu kerja jantung sebagai pemompa darah. Dan bila sampai otot2 jantung kekurangan supply darah maka jantung akan menjadi lemah dan tidak dapat menyediakan darah ke seluruh bagian tubuh.
Penyumbatan arteri ini bisa di bagi 2 bagian, yaitu :
1. Tersumbat TOTAL
Si penderita bisa jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri, dan sering sekali terjadi sipenderita akan langsung meninggal dunia.
2. Tersumbat SEBAGIAN
Pada tahap awal, mungkin si penderita masih dapat bernafas dengan normal dan darah yang mengalir ke otot jantung masih cukup. Namun, ketika dia melakukan aktivitas yang melelahkan seperti berolahraga atau memarahi orang lain, arteri koroner yang menyempit tidak dapat mensuplai darah yang cukup ke otot-otot jantung. Dan bila otak tidak dapat supply darah, biasanya si penderita akan terkena stroke. Taukan stroke ?
Siapakah yang rentan terkena penyakit ini ?
Penyakit ini dulunya sering disebut penyakit orang tua, krn memang dulu cuma orang2 tua saja yg berusia 50 tahunan yg rentan terkena penyakit ini. Namun sekarang ini ada kecenderungan juga diderita oleh pasien di bawah usia 40 tahun. Hal ini bisa terjadi karena adanya perubahan gaya hidup, terutama pada orang muda perkotaan modern.
Apa sih penyebab penyakit ini ?
1. merokok terlalu berlebihan selama bertahun-tahun
2. mengkonsumsi makanan fast food / Junk Food yang mengandung kadar lemak jenuh tinggi.
3. tekanan darah tinggi
4. penyakit kencing manis
5. kurang olah raga
6. Stress
7. Alkohol
8. Narkoba.
Pengobatan :
1. Dengan obat2an untuk jantung.
2. Kateterisasi (Tiup)
3. Operasi seringkali disebut dengan "tindakan ByPass", mungkin untuk memperhalus karena kalo operasi kesannya sereem…J
Kateterisasi adalah memasukan selang kecil melalui urat nadi dilipatan paha atau di pergelangan tangan. Selang kecil tadi didorong ke jantung dan sampai pembuluh koroner. Di sana, melalui selang tadi disemprotkan zat warna sehingga dengan bantuan film yang merekam semua tindakan tadi maka dapat terlihat lokasi dan beratnya sumbatan tadi. Setelah itu baru diputuskan apakah pasien harus dioperasi atau di balon saja.
Maksud balon disini adalah pada ujung selang tadi ada balon yang dapat di tiup dari luar (dengan spuit). Balon ditiup setelah posisinya ada di daerah yang mengalami sumbatan. Nah kalau ditiup maka balon mengembang dan mendorong sumbatan tersebut masuk kedalam dinding pembuluh darah. Aliran darah tentu akan melebar karenanya. Biasanya akan dipasang semacam RING yang disebut STENT supaya pembuluh darah tadi tidak tersumbat kembali.
4. penyakit kencing manis
5. kurang olah raga
6. Stress
7. Alkohol
8. Narkoba.
Pengobatan :
1. Dengan obat2an untuk jantung.
2. Kateterisasi (Tiup)
3. Operasi seringkali disebut dengan "tindakan ByPass", mungkin untuk memperhalus karena kalo operasi kesannya sereem…J
Kateterisasi adalah memasukan selang kecil melalui urat nadi dilipatan paha atau di pergelangan tangan. Selang kecil tadi didorong ke jantung dan sampai pembuluh koroner. Di sana, melalui selang tadi disemprotkan zat warna sehingga dengan bantuan film yang merekam semua tindakan tadi maka dapat terlihat lokasi dan beratnya sumbatan tadi. Setelah itu baru diputuskan apakah pasien harus dioperasi atau di balon saja.
Maksud balon disini adalah pada ujung selang tadi ada balon yang dapat di tiup dari luar (dengan spuit). Balon ditiup setelah posisinya ada di daerah yang mengalami sumbatan. Nah kalau ditiup maka balon mengembang dan mendorong sumbatan tersebut masuk kedalam dinding pembuluh darah. Aliran darah tentu akan melebar karenanya. Biasanya akan dipasang semacam RING yang disebut STENT supaya pembuluh darah tadi tidak tersumbat kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar